KPK Book- Let’s Be Honest!

The Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) is theIndonesian Corruption Eradication Commission, which was formed after special consideration on the extraordinary nature of corruption in Indonesia. I was asked to make an illustration for a children book that taught them to learn about the concept of corruption and being honest.

First the manuscript take the main character as a boy, and I just feel that a human character for this subject would be to mainstream, so I’m trying to thing about other character that can catch a child attention, a naughty critter from Indonesia,  a brave and wild one.

So my option goes to the red cat from Kalimantan, known as the bay cat or Borneo Cat. Look at his photo, isn’t he look scary and fierce? Haha.. anyway I won’t make a character so scary that children would run away by looking at him.But he end up like this. Cute isn’t he?img_20161201_0002

The story is teaching children to be honest, here the little kitten using his mother’s money to buy some ice cream without permission, so he’s a little overwhelmed and get a nightmare because of his guilty feeling.

And herewith the final version of the book, with a little bit additional story of traditional cake making as the background.

kpk-12-13b

I hope this book could teach the children to learn about honesty, and bravery to admit one mistakes and deal with the problem 🙂

Watercolor Workshop di Localab Kemang

Sebenarnya tawaran ini berasal dr seorang teman yang gemar membuat workshop2  lucu di Jakarta, awalnya sempat maju mundur juga karena saya belum pernah mengajar, wah deg2an juga, tapi akhirnya hayuklah, kapan lagi bisa sharing ilmu ke teman2, dari situ bahkan saya bisa ikut belajar, membuka2 buku teori  lama yg kadang bacanya suka males, kebanyakan cuman dilihat gambar2nya, daan ternyataaa… memang harus baca! Jadi ngak boleh males baca buku referensi ya, jgn cuman dibeli trus digeletakin aja di rak buku.

image2-2
contoh gambar dan teori warna

Singkat cerita pada gelaran workshop mini di Localab ini, ada 5 orang pesertanya, 2 anak smp dan sma, dan 3 penggemar cat air, ada yg kawan karib saya, ada yang baru bertemu padahal sudah lama temenan di FB dan satu teman baru dong hihihi!

image4
sungguh berantakan meja kami 😀

Jadilah hari itu dibuka dengan mewarnai sketch yang sudah dibawa masing2 peserta dari rumah, tujuannya mau melihat sampai mana skill yang masing2 sudah kuasai, apa yang bisa diperkuat dan dipelajari. Setelah itu lanjut ke teknik basic cat air, untuk mengingatkan kembali, bagaimana membasahi media , berapa banyak air, jenis kuas dan media.

Biasanya saya menggunakan kertas cat air khusus, untuk yang 200gsm adalah Canson- watercolor paper, bagi pemula bisa menggunakan yang ini, dan untuk yang tebalnya 300 gsm ada Montval. Dua-duanya cold press jadi semi tekstur, saya sendiri suka sekali memakai Montval karena ketebalannya pas dan teksturnya juga menyenangkan. Bahan2 ini bisa didapatkan di web Artemedia di www.medialukis.co, lumayan lengkap disini jd ngak repot kan 🙂

image1-1

Setelah itu kami belajar menggunakan kuas dengan membentuk outline dari yg tipiiis sampai yg tebal, dari 1 warna ke 2 warna. Susah susah gampang ternyata ya, setelah itu mulai ke pengisian bidang. Disini yang penting adalah konsistensi gerak dan jumlah air pada kuas, semuanya harus pas, dan ngerasain pas nggaknya itu kadang tergantung pada gaya kita juga lho.

Berikut hasil karya dari teman2, membuat terong dan tomat lalu pengaplikasian teknik yg sudah diajarkan diatas.

Lalu sketch awal yg tadisudah diwarnai, diulang lagi, dan nanti akan kelihatan setelah dan sebelum belajar, bedanya penggunaan media yang dianjurkan, dan hasilnya. Dan ternyataaa  waktunya kuraang, kami banyak ngobrol kiri kanan, dan satu pesan abadi: latihan, latihan, latihan.. :D. Oh ya masing2 peserta juga mendapat Artist Watercolor Pan Set dari Artemedia doong. Terimakasih buat yang sudah ikutan ya, jangan bosan mencoba, sampai jumpa di kesempatan lain yaa!

Poem Illustration

Never done this before, when ibu Nana from Lembaga Seni & Sastra Reboeng contact me to do some illustration for her book, a compilation book of children poems. At first I’m smiling at how this children described their feeling in poem, some poem are very children-angle-described, but surprisingly there are 1 or 2 poem that are quite deep. Interesting.

These are 2 poem taken from compilation, the first one is about the flight accidident Air Asia QZ 8501, and the second one is about disappointment &  complaints. Part of it is below.

pesawat-b

I meet the Lord

The Lord says: “I’m going to rent a taxi for you to return to earth!”

I answer nothing

And the Lord immediately kicks me to earth

I fall into the sea

Still lucky I am not dead

And the rescue team finds me

 

 

keluhan

 

Our voices and
Our complaints

Are like rubbish                      
Oh, cry me a river
Looking at the misery

Elsama